|
Written by Bachlefi
|
|
Tuesday, 10 January 2012 12:29 |
|
Bumi berbentuk bulat seperti Bola. Kenapa Bisa terjadi ? Mungkin kita sebagai mahasiswa yang mempelajari tentang bumi, setidaknya harus mengetahui sejarah bumi itu terjadi .
Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) adalah salah satu model kosmologi ilmiah mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13,7 milyar tahun lalu (pengukuran terbaik pada tahun 2009 memperkirakan hal ini terjadi sekitar 13,3 - 13,8 milyar tahun yang lalu) dan terus mengembang sampai sekarang. Adalah Georges Lemaître, seorang biarawan Katoli Romawi Belgia, yang mengajukan teori Ledakan Dahsyat mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai "hipotesis atom purba". Kerangka model teori ini bergantung pada relativitas umum Einstein dan beberapa asumsi-asumsi sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori Ledakan Dahsyat dirumuskan oleh Alexander Friedmann.
Setelah Edwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya, sebagaimana yang disugesti oleh Lemaître pada tahun 1927, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita: semakin jauh, semakin cepat kecepatan tampaknya. Jika jarak antar gugus-gugus galaksi terus meningkat seperti yang terpantau sekarang, semuanya haruslah pernah berdekatan di masa lalu. Gagasan ini kemudian mengarahkan kita pada suatu kondisi alam semesta yang sangat padat dan bersuhu sangat tinggi di masa lalu. Berbagai pemercepat partikel raksasa telah dibangun untuk bereksperimen dan menguji kondisi tersebut. Hasil percboaan dari pemercepat partikel mengonfirmasi teori tersebut, namun pemercepat-pemercepat ini memiliki kemampuan yang terbatas untuk menyelidiki kondisi berenergi tinggi. Tanpa adanya bukti yang diasosiasikan dengan pengembangan terawal alam semesta, teori Ledakan Dahsyat tidak dan tidak dapat memberikan penjelasan apapun mengenai kondisi awal tersebut. Namun, teori Ledakan Dahsyat mendeskripsikan dan menjelaskan evolusi umum alam semesta sejak pengembangan awal tersebut. Kelimpahan unsur-unsur ringan yang terpantau di seluruh kosmos sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur-unsur ringan melalui proses nuklir di dalam kondisi alam semesta yang mengembang dan mendingin pada awal beberapa menit kemunculan alam semesta sebagaimana yang diuraikan secara terperinci dan logis oleh nukleosintesis Ledakan Dahsyat.
Fred Hoyle mencetuskan istilah Big Bang pada sebuah siaran radio tahun 1949. Dilaporkan secara luas bahwa, Hoyle yang mendukung model kosmologis alternatif "keadaan tetap" bermaksud menggunakan istilah ini secara peyoratif, namun Hoyle secara eksplisit membantah hal ini dan mengatakan bahwa istilah ini hanyalah digunakan untuk menekankan perbedaan antara dua model kosmologis ini. Hoyle kemudian memberikan sumbangsih yang besar dalam usaha para fisikawan untuk memahami nukleosintesis bintang yang merupakan lintasan pembentukan unsur-unsur berat dari unsur-unsur ringan secara reaksi nuklir. Setelah penemuan radiasi latar mikrogelombang kosmis pada tahun 1964, kebanyakan ilmuwan mulai menerima bahwa beberapa skenario teori Ledakan Dahsyat haruslah pernah terjadi |
|
|
Written by Bachlefi
|
|
Tuesday, 10 January 2012 12:24 |
|
Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengukuhan Angkatan 2011 di penghujung periode kepengurusan. Kegiatan yang merupakan program kerja terakhir ini dilaksananan selama dua hari, tepatnya pada tanggal 17-18 Desember 2011.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sakral pada setiap tahunnya, karena pesertanya adalah mahasiswa baru yang telah mengikuti alur kaderisasi yang telah ditetapkan di Universitas Diponegoro, khususnya di Teknik Geodesi. Acara ini diadakan untuk melantik mahasiswa baru menjadi anggota HM Teknik Geodesi KM UNDIP yang menjadi wadah kekeluargaan dan kontribusi.
Kegiatan ini tidak bertempat di satu tempat saja. Pada hari pertama, kegiatan dilakukan di wilayah kampus UNDIP Tembalang sampai sore hari. Untuk pemanasan dan lebih mengakrabkan, dari pagi sampai siang hari, peserta mengikuti outbond. Setelah itu, dilanjutkan dengan istirahat dan pada sore harinya panitia dan peserta menuju lokasi kegiatan berikutnya yaitu di SD Internasional Klipang. Setelah melakukan perjalanan kira-kira setengah jam dengan guyuran air hujan, akhirnya sampai juga di lokasi. Sesampainya di tempat, peserta segera bersiap-siap untuk acara berikutnya setelah waktu maghrib. Kemudian, ada acara pentas seni di mana mahasiswa baru angkatan 2011 menampilkan beberapa hiburan untuk semua anggota himpunan. Sayang sekali, di tempat pentas seni tidak ada fasilitas penerangan, sehingga kurang kelihatan. Walaupun begitu, penampilan dari peserta mendapatkan apresiasi dari seluruh anggota himpunan yang hadir. Selanjutnya yaitu makan malam, Presentasi Kelayakan (PK), dan istirahat pada pukul 10.56 di ruang kelas yang telah disediakan.
Hari kedua diawali dengan bunyi sirine yang membuat peserta segera bergegas menuju lapangan bola. Setelah semua berkumpul, peserta di-briefing sebelum menuju pos-pos angkatan. Acara di pos-pos angkatan berakhir ketika adzan subuh berkumandang dan peserta langsung mengambil air wudhu dan menuju GOR untuk sholat subuh dan renungan bagi yang muslim. Bagi yang non muslim ada pendampingannya secara terpisah. Pukul 7.00 peserta dikumpulkan lagi di lapangan bola untuk acara inti, yaitu pengukuhan angkatan. Walaupun sempat terjadi hal yang sedikit dramatis, namun kegiatan ini pada akhirnya lancar. Dari 91 orang yang terdaftar mengikuti alur kaderisasi, 87 orang dinyatakan dilantik (dikukuhkan) menjadi anggota HM Teknik Geodesi KM UNDIP, 2 orang dilantik bersyarat, dan 2 orang tidak dilantik karena tida mengikuti alur kaderisasi dengan baik.
Selamat datang generasi terbaik angkatan 2011 di HM Teknik Geodesi UNDIP. Semoga bisa membawa HM Teknik Geodesi KM UNDIP semakin jaya! SATU SEMANGAT MAJU JAYA! |
|
Last Updated on Tuesday, 10 January 2012 12:34 |
|
|
|